Mengajarkan Manfaat Membaca Al-Qur’an pada Anak

https://worldquran.com – Mengajarkan Al-Qur’an terhadap anak merupakan pembelajaran hidup yang baik dari segi agama, tidak hanya itu Al-Qur;an yang menjadi tuntutan hidup pun menuntun arah kita sejak dini jika anak kita dikenalkan terhadap Al-Qur’an.

Seseorang yang memiliki cita-cita sesuai dengan ajaran Islam tentunya terbentuk tidak dengan sendirinya, tentunya sejak kecil diberikan nasihat mengenai ajaran islam begitu pula sumber utama hukum Islam yaitu Al-Qur’an dan Hadist.

Menyampaikan ilmu artinya kita memanfaatkan ilmu yang kita punya, dan mengamalkan apa yang telah kita dapatkan, begitu pula mengajarkan mengenai Al-Qur’an serta faedahnya.

Setiap orang tua tentunya mendambakan buah hatinya yang salih dan salihah, pandai membaca Al-Qur’an dan faham faedah mendekatkan diri pada wahyu Allah tersebut.

Mengajarkan Al-Qur’an tidak serta merta hanya pada anak-anak saja, pada anak usia remaja dan dewasa pun mesti dilakukan, secara umum fungsi Al-Qur’an ini berpengaruh pada aspek kognitif fan afektif , bahkan dapat meningkatkan moral sang anak lewat pendengaran dan juga menghafalkan ayat Al-Qur’an, apalagi jika dirinya tau terjemah bahkan maksud dari ayat tersebut.

Selain itu, berikut 3 manfaat membaca Al-Qur’an dan mempelajarinya bagi anak:

  1. Mengajarkan sejak dini keikhlasan dan ridho

Membaca Al-Qur’an tidak hanya soal ingin dipuji, lebih dari itu kita harus mengajarkan dan memberi pengertian mempelajari kitab suci tentunya harus dengan hati yang ikhlas tanpa ada paksaan dari orang atau mengharap pujian orang lain.

  1. Mengajarkan arti ketenangan hidup

Rasa nyaman dan tenang itu diciptakan, Al-Qur’an merupakan salah satu kunci yang bias menjadi pilihan saat hati gundah. Lebih dekat dengan Allah, memahami perintah dan larangannya lewat wahyu yang diturunkan melalui Nabi Muhammad tersebut.

  1. Mendapatkan banyak kemuliaan

Selain pahala kebaikan, tentunya ada pahala kemuliaan. Orang lain akan lebih mengerti saat kita faham terkait ayat Al-Qur’an bahkan adab serta mengamalkannya. Dengan kebiasaan yang baik orang pun akan tahu bahwa kita melakukan hal yang baik untuk hidup kita sendiri. 

Prinsipnya dalam mengajari anak tentunya harus dengan cara lembut tanpa dipaksa, mengajari mengaji anak-anak memang tidak semudah membalikan telapak tangan namun, jika kita rajin, ulet, dan dapat mengantisipasi mood si anak, anak akan mudah diajak mengaji. 

Mulai dengan ayat yang pendek, tidak perlu Panjang namun kita mengajari mengaji lewat surat yang pendek mudah dipahami artinya dan kita bias menjelaskan maksud dari ayat tersebut. Kemudian berilan motivasi dan keteladanan bagi si anak, bahwa membaca Al-Qur’an tidak hanya soal membaca ayat tapi mengerti arti kemudian dipahami, di artikan maksudnya lalu kita bias mengamalkannya.

Sehingga anak pun mengerti bahwa Allah melarang dan memerintah untuk hal apa saja, dari arah dan langkah pun bias diarahkan sejak dini berkat didikan Al-Qur’an dan pengamalannya dengan baik.

Leave a Comment